Content area

Abstract

Pembelajaran ekspositori merupakan pembelajaran yang berpusat pada guru. Guru sebagai sumber ilmu harus menguasai materi yang akan diajarkan. Paradigma saat ini, pendidikan berpusat pada anak didik. Namun demikian, pembelajaran ekspositori dapat menjadi salah satu strategi yang digunakan di kelas. Sebagaimana diketahui, setiap strategi pembelajaran memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Hal ini didasarkan pada kondisi, situasi dan kebutuhan anak didik di kelas. Pada mata pelajaran IPS di MI Muhammadiyah 2 Babakan, Purbalingga, pembelajaran ekspositori ini menjadi salah satu solusi atas kondisi siswa dan waktu yang sempit. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan strategi pembelajaran ekspositori pada pelajaran IPS siswa kelas IV MI Muhammadiyah 2 Babakan Kalimanah Purbalingga.

Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan field research, di mana peneliti langsung melaksanakan penelitian di lapangan. Lokasi penelitian terletak di MI Muhammadiyah 2 Babakan Purbalingga. Subyek penelitian ini adalah guru mata pelajaran IPS dan anak didik kelas IV. Obyek penelitian yang diambil adalah penerapan strategi pembelajaran ekspositori pada mata pelajaran IPS. Teknik pengumpulan data menggunakan tiga teknik yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis menggunakan model Miles and Huberman, dimulai dari mereduksi data, menyajikan data, hingga menarik kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi, baik triangulasi sumber maupun teknik pengumpulan data.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran ekspositori di MI Muhammadiyah 2 Babakan sudah lama dilakukan atas dasar kebutuhan, kondisi siswa dan kurangnya waktu dalam memenuhi seluruh materi. Pada evaluasi pembelajaran penerapan strategi pembelajaran ekspositori terdiri dari tiga hal penting yaitu perencanaan, berupa RPP, pelaksanaan penerapan strategi pembelajaran ekspositori dalam pembelajaran IPS dengan menggunakan beberapa metode pembelajaran, pada tahap pelaksanaan ini guru mengawali dengan mempersiapkan materi yang perlu dikuasai, mengecek kesiapan peserta didik, memperhatikan intonasi suara, menggunakan joke-joke untuk menarik anak dan pandangan guru pada siswa dengan penuh perhatian. Guru juga memadukan materi yang diajarkan dengan gambar atau ppt sesuai kebutuhan dalam pembelajaran. Pada tahap evaluasi dan penilaian dwengan menggunakan tes lisan serta tes tertulis dan juga portopolio, hasil tes tertulis hasil belajar peserta didik menggunakan strategi ini dari tahun ke tahun semakin meningkat dilihat dari dokumen nilai, kemudian akan ditindak lanjuti dengan menerapkannya pada kelas lain.

Alternate abstract:

Expository learning is teacher-centered learning. The teacher as a source of knowledge must master the material to be taught. The current paradigm is that education is student centered. However, expository learning can be one of the strategies used in the classroom. As is known, each learning strategy has its own advantages and disadvantages. This is based on the conditions, situations and needs of students in the classroom. In social studies subjects at MI Muhammadiyah 2 Babakan, Purbalingga, expository learning is a solution to the conditions and time constraints of students. This study aims to examine the application of expository learning strategies in social studies learning for fourth grade students of MI Muhammadiyah 2 Babakan Kalimanah Purbalingga.

This study uses a qualitative research method with a field research approach, where researchers directly carry out research in the field. The research location is MI Muhammadiyah 2 Babakan Purbalingga. The subjects of this study were social studies teachers and fourth grade students. The object of the research is the application of expository learning strategies in social studies subjects. Data collection techniques used three techniques, namely observation, interviews and documentation. The analysis technique uses the Miles and Huberman model, starting from reducing the data, presenting the data, to drawing conclusions. Test the validity of the data using triangulation techniques, both source triangulation and data collection techniques.

The results showed that the application of expository learning strategies at MI Muhammadiyah 2 Babakan had long been carried out on the basis of the needs, conditions of students and lack of time to fulfill all the material. In the evaluation of learning the application of expository learning strategies consists of three important things, namely planning, in the form of lesson plans, implementing the application of expository learning strategies in social studies learning using several learning methods, at this implementation stage the teacher begins by preparing the material that needs to be mastered, checking the readiness of students, pay attention to the intonation of voice, use jokes to attract children and the teacher's gaze at students with great attention. The teacher also combines the material being taught with pictures or ppt according to the needs in learning. At the evaluation and assessment stage using an oral test as well as a written test as well as a portfolio, the results of the written test students' learning outcomes using this strategy are increasing from year to year seen from the score document, then it will be followed up by applying it to other classes. 

Details

Title
Penerapan strategi pembelajaran ekspositori pada mata pelajaran IPS siswa kelas IV MI Muhammadiyah 2 Babakan Kalimanah Purbalingga
Author
Tarsini
Publication year
2022
Publisher
ProQuest Dissertations & Theses
ISBN
9798382189673
Source type
Dissertation or Thesis
Language of publication
Indonesian
ProQuest document ID
3034130842
Copyright
Database copyright ProQuest LLC; ProQuest does not claim copyright in the individual underlying works.